Mandiri Bermitra

Di dalam dunia ini kemiskinan merupakan suatu masalah yang harus segera diselesaikan dengan segera. Dengan adanya kemiskinan maka kesejahteraan, keamanan, kenyamanan dalam hidup bermasyarakat akan semakin jauh terasa sehingga hanya merupakan impian belaka. HIdup sejahtera yang terlepas dari kemiskinan merupakan dambaan setiap umat manusia yang ada di dunia ini. Hidup yang layak merupakan tujuan hidupnya sehingga keamanan dan kedamaian tercipta. Setiap manusia pasti akan berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya agar tujuan hidupnya tercapai dengan segera dan bukan hanya menjadi impian belaka. Kehidupan yang layak pasti akan tercipta dengan berubahnya pola pikir masyarakat yang awalnya menjadi pola pikir meminta menjadi pola pikir mencipta atau dalam istilah pemberdayaan dikenal dengan istilah “tidak berdaya” menjadi “mandiri”. Dengan hidup mandiri nya suatu masyarakat sudah pasti mereka akan berpikir dan berusaha bagaimana caranya untuk memperoleh hidup layak yang sejahtera, di mana setiap kebutuhan hidup baik yang berupa papan, pangan dan pendidikan terpenuhi.

Di era PNPM Mandiri Perkotaan yang sekarang berubah nama menjadi KOTAKU banyak dilihat bahwa masyarakat mulai mandiri, mengapa? 
Karena telah berubahnya pola pikir mereka menjadi pola pikir yang mandiri sehingga berjuang dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Hal tersebut bukan merupakan isapan jempol belaka. Banyak kita lihat masyarakat mulai meningkat kehidupan perekonomiannya yang disebabkan telah mandirinya mereka. Intinya dengan adanya para motor penggerak pemberdayaan yang namanya kemandirian tersebut akan terus tercipta. Para motor penggerak yang biasanya disebut dengan LKM (Lembaga Keswadayaan Masyarakat) akan terus berjuangan dalam merubah pola pikir masyarakat dan membantu masyarakat dan meningkatkan perekonomian mereka
.

 Saat Audit Independent pada tanggal 8 Maret 2017 bertempat di Aulah kelurahan Tunggurono tepat pada pukul 9 pagi, yang mengaudit adalah Bapak Damerita Sembiring  dari Kantor Akuntan Publik, dia mengatakan salut atas kinerja UPK 3 kelurahan yaitu kelurahan Tunggurono, Mencirim dan Timbang Langkat, dikarenakan pengolahan dana bergulir yang baik dari segi Administrasi  dan kelancaran sehingga Bapak Damerita  mau mengeluarkan sertifikat dari kantor akuntan publik Dra. Meliana yang  menyatakan bahwa 3 kelurahan dampingan tim 04 baik dan benar dalam pengolahan dana UPK, atau disebut qualifield opinion, Bapak Damerita Sembing mau mencenelingkan UPK yang 3 kelurahan tersebut ke Bank BRI agar dapat modal yang lebih besar untuk dikelolah, itu bukti bahwa fasilitator sudah dengan baik memfasilitasi LKM dan UPK sehingga mandiri.

 

           Nama LKM     :

Yusnah Matondang

           LKM                :

Juanda Mandiri

Kelurahan       :

Mencirim

Kecamatan      :

Binjai Timur

Kab/Kota         :

Binjai

Telp/Hp           :

0812-6306-4425