Mengasah Keterampilan Melalui Kolaborasi

Peralihan PNPM Mandiri Perkotaan menjadi KOTAKU, ternyata tidak hanya berpengaruh terhadap substansi pelaksanaan program saja. Akan tetapi juga berpengaruh pada kelembagaan LKM/BKM. Di program KOTAKU, LKM/BKM mutlak harus mampu untuk menjalin kerja sama (kolaborasi) dengan pihak lain di luar LKM untuk merealisasikan rencana/usulan yang sudah disusun masyarakat dalam RPLP dan RTPLP serta indikasi kegiatan. LKM/BKM dalam program KOTAKU tidak hanya mengharapkan kucuran dana dari pemerintah pusat melalui BDI karena di dalam program KOTAKU, bantuan BDI hanya sedikit dikucurkan oleh pemerintah pusat di dalam melakukan penanganan kawasan kumuh di satu kelurahan dan itu pun juga harus dengan syarat kelurahan sudah memiliki perencanaan atas wilayahnya. Hal ini tentu saja jauh berbeda dengan program PNPM Mandiri Perkotaan, di mana dalam program ini, pihak kelurahan senantiasa dimanja oleh kucuran dana dari pemerintah pusat sehingga semakin lama membuat LKM/BKM terlena untuk mencari bantuan luar untuk menyelesaikan permasalahan di kelurahannya.

Oleh sebab itulah, LKM Markas Sopa kelurahan Siumbut Umbut melakukan kolaborasi dengan pihak Dinas Pemuda dan Olah Raga yang dijembatani oleh salah seorang anggota DPRD Kabupaten Asahan yaitu Sdr. Rosmansyah. Sdr. Rosmansyah di sini berperan untuk menguatkan LKM Markas Sopa untuk dapat bekerja sama dengan Dinas Pemuda Olah Raga Kabupaten Asahan. Bentuk kerja sama yang ditawarkan oleh LKM Markas Sopa yaitu pelatihan ketrampilan Tata Boga. Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Asahan yang dijembatani oleh Rosmansyah selaku anggota DPRD Kabupaten Asahan sepakat untuk memberikan bantuan kegiatan tersebut sebesar Rp. 15.000.000,- yang akan ditransfer langsung ke rekening LKM Markas Sopa kelurahan Siumbut Umbut.

Pelatihan ketrampilan tata boga ini sendiri dimulai pada tanggal 13 – 15 Januari 2016 bertempat di aula kelurahan Siumbut Umbut. Pembukaan pelatihan ini dihadiri juga oleh Camat kecamatan Kisaran Timur (Irwandi) di mana dalam sambutannya beliau sangat memberikan apresiasi sangat besar atas usaha yang telah dilakukan oleh LKM Markas Sopa untuk menjalin kerja sama dengan pihak Dinas di dalam meningkatkan ketrampilan masyarakat di kelurahan Siumbut Umbut. Beliau berharap ke depannya, kelurahan-kelurahan lain dapat mencontoh apa yang sudah dilakukan oleh LKM Markas Sopa ini.

            Pelatihan Ketrampilan Tata Boga ini diikuti oleh sekitar 20 orang peserta yang berasal dari masyarakat kurang mampu yang ada di kelurahan Siumbut Umbut. Instruktur pelatihan ini ialah istri lurah Gambir Baru yang juga merupakan instruktur memasak di kabupaten Asahan. Bantuan yang diberikan oleh Dinas Pemuda dan Olah Raga kabupaten Asahan tersebut dipergunakan oleh panitia pelatihan untuk membeli bahan dan peralatan pelatihan. Di mana peralatan pelatihan ini akan diserahkan kepada peserta pelatihan yang akan disatukan dalam satu kelompok. Melalui pelatihan ini, para peserta pelatihan diharapkan mampu untuk membuat aneka kue yang ke depannya dapat dipasarkan keluar dan hasilnya nantinya dapat menambah pendapatan keluarga mereka.

            Para peserta pelatihan ketrampilan tata boga ini sangat berterima kasih sekali dengan pelaksanaan pelatihan ini. Karena dengan begitu mereka dapat memperoleh ketrampilan baru yang nantinya dapat mereka pergunakan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.

Penulis: 

Winda M. Panjaitan
Senior Fasilitator Tim 02 Asahan